Kamis, 16 Juni 2016

Wujudkan impianmu #10 tahun lagi dengan Investasi yang Amanah dengan Membangun Ekonomi Syariah

<div id="lombabloginvestasisyariah" style="text-align;center;width:100%;height:auto;display:block;padding:5px;"> <a href="http://akucintakeuangansyariah.com/10tahunlagi/index.html?utm_source=BlogPeserta&utm_medium=BannerPeserta&utm_campaign=LombaBlog" target="_blank" title="Lomba Blog Investasi Syariah"> <img src="http://akucintakeuangansyariah.com/assets/10TahunLagi/images/10tahunlagibannerpeserta.jpg"></a></div>


Pemaparan impianmu 10 tahun lagi
Saat ini usiaku 21 tahun, saya kuliah semester 4 di IAIN Purwokerto jurusan Ekonomi Syariah. Saya mengambil jurusan ini, karena awalnya yang saya tahu ilmu ekonomi yaitu ilmu yang mempelajari tentang angka-angka saja. Tapi ternyata, tidak hanya tentang angka-angka saja namun, tentang perekonomian di Indonesia, tentang keuangan, tentang akuntansi, tentang jual beli, investasi dan masih banyak lainnya lagi. Dari yang mempelajari tentang ekonomi mikro sampai ekonomi makro, dari ekonomi di Indonesia sampai ekonomi di dunia. Sebelumnya, saya jika sudah lulus ingin bekerja di perbankan, namun setelah saya mempelajari ekonomi syariah ini, saya menginginkan lebih dari seorang pekerja di perbankan saja. Saya juga berpikiran ingin berinvestasi di pasar modal. Impian saya 10 tahun dari sekarang saya ingin memiliki pendapatan minimal Rp. 50.000.000,-/tahun kurang lebih Rp. 4.200.000,-/bulannya. Selanjutnya saya juga ingin membeli mobil dan menaikkan haji orang tua saya, karena jika diijinkan 10 tahun lagi  orang tua saya umur 65 tahun. Sepertinya setahun pendapatan dengan jumlah tersebut masih sangat kurang untuk pengeluaran yang sya inginkan. Selain pendapatan per bulan hanya segitu, di era yang akan datang pasti sangatlah cukup karena ekonomi Indonesia semakin tahun semakin meningkat jumlah dari biaya pengeluarannya dan harga-harga kebutuhan otomatis akan naik juga. Saya ingin mobil, kenapa? Karena saya ingin membahagiakan orang tua saya, saya juga ingin mengajak orang tua saya untuk jalan-jalan ke rumah saudara dan ke tempat wisata, karena keluarga saya berjumlah 5 orang, akan lebih menggunakan mobil pribadi dan tidak menyewa mobil orang lain lagi. Naik haji, muslim mana yang tidak ingin naik haji. Maka dari itu, saya ingin membantu menyempurnakan ibadah yang wajib salah satunya ibadah haji.
Mengapa kamu merencanakan itu
Setelah saya tahu keinginan tersebut, saya bertekad untuk mewujudkannya selain untuk mengubah hidup saya, saya juga ingin membantu kedua orang tua saya dengan mimpi tersebut semoga orang tua saya bisa bahagia. Selain itu juga saya ingin keliling dunia, mengunjungi negara-negara yang ingin saya kunjungi. Semakin bertambah semangatlah saya dalam menggapai mimpi saya, bagaimanapun caranya agar saya bisa mendapatkan pendapatan yang saya inginkan tapi tetap mengedepankan syariah dan kehalalannya. Semakin ketatnya persaingan perekonomian saat ini dan yang akan mendatang.
Bagaimana caramu untuk mewujudkan impan itu
Banyak jalan menuju Roma. Begitu katanya, banyak cara untuk mewujudkan impian saya. Pertama ada niat dan tekad dalam diri, harus percaya diri bahwa impian saya pasti akan tercapai, dan sabar. Kedua harus berusaha dan tawakal,selain saya menabung sedikit demi sedikit saya juga bertekad menambah pendapatan dengan cara berinvestasi di pasar modal. Pasar modal yang salah bukan pilih yang konvensioanl atau umum, saya tetap mengedapankan syariah yaitu dengan berinvestasi di pasar modal syariah. Selain menggunakan prinsip-prinsip syariah, pasar modal syariah juga tidak menggunakan riba dalam transaksinya. Saya tetap ulet dalam melakukan kegiatan transaksi tersebut, dan tetap mempertahankan saham yang saya punya saat ini. Saya juga harus mempunyai suatu strategi untuk bisa berinvestasi dengan membuahkan hasil yang maksimal.
Investasi syariah dapat mewujudkan impian itu
Saya yakin dengan cara yang saya lakukan adalah bermanfaat dan bisa mewujudkan impian saya. Selain caranya yang syariah pasti dridhai Allah karena tidak ada kecurangan dalam transaksinya. Saya akan tetap mempertahankan kegiatan ini karena selain tidak ada riba, keuntungan atau return dibagi secara margin dan sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak, jadi tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan dan risiko yang ditanggung kedua belah pihak tidak terlalu merugikan semua pihak. Tidak mustahil impian saya akan terwujud, karena investasi yang mengunutungkan.
http//akucintakeuangansyariah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar